DAKWAH BANJAR

Sebuah Media Informasi. | مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ, فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ |"Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, maka ia mendapatkan pahala seperti pahala orang yang melakukannya."

Senin, 27 Juli 2026

HALAU-HALAU DALAM CATATAN PENDAKIAN MERAH PUTIH

 

HALAU-HALAU DALAM CATATAN PENDAKIAN MERAH PUTIH

 Oleh Muhammad Rajudin Nor (Beruhuy Loekaas)

Pendakian Nasiobal Merah Putih (PNPM) Puncak Gunung Halau-halau 1901 MDPL di desa Hinas Kiri Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Kab.HST) dilaksanakan pada tanggal 14-19 Agustus 2023 oleh Mapala Uniska Banjarmasin.


Sebagai salah satu Organisasi Pecinta Alam, X-PAS Borneo turut berpartisipasi dalam pendakian tersebut dengan mengirimkan empat delegasi anggotanya yaitu Muhammad Rajudin Nor,Mariati Maulida , Rahmat Hidayatullah dan M. Taufik Ramadhan. Akan tetapi karena Mariati berhalangan sehingga ia digantikan oleh M.Satria Efendi.

 

Syahdan. Malam Minggu, 12 Agustus 2023. Bertempat di Kedai Aromyu,  beberapa  anggota berkumpul untuk mendata kembali logistik dan segala sesuatu terkait persiapan pendakian diselingi canda gurau, tawa gelahak juga mengiringi. Kedai Aromyu memang tempat biasa anak-anak X-PAS Borneo berkumpul baik membicarakan organisasi, maupun hanya bincang-bincang tak beraturan ditemani segelas kopi (yang pasti tetap bayar kepada pemilik kedainya).

 

13 Agustus. Doa selamat di pagi minggu mengiringi persiapan keberangkatan dua anggota menuju Kota Apam Barabai Kab.HST. Sebelum berangkat Anggota Pelopor Bang Ansyor dan Bang Rudi memberikan Papadah bagi anggota yang melakukan pendakian yang sarat akan makna.



Lawan Bismillah kami bamula, Rahmat dan Taufik didampingi dua anggota X-PAS Borneo Alfiannor dan Muhammad Saufi berangkat menggunakan Motor akan menempuh + 170 Km  tujuan yang melewati dua kabupaten Tapin dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Kab.HSS).

 

Tengah hari lewat satu jam. Alfi dan rombongan singgah di sekretariat Orpala Meratus Hijau Kandangan Kab.HSS untuk sekedar merehatkan tubuh dan juga bersilaturahmi sebagai saudara sesama pecinta alam.

Detik, menit, jam terlewat akhirnya rombongan akan melanjutkan perjalan menuju kab.HST

Dilain tempat bersamaan rombongan yang melanjutkan perjalanan,  dua orang delegasi Rajudin dan Satria yang masih berada di Kedai Aromyu juga bersiap berangkat. Diantar oleh Zainal Abidin dan Mada ke Halte bus kemudian menuju Sekretariat Mapala Uniska di Banjarmasin.

 

Kenapa terpisah? Gini lo, Keberangkatan peserta dilepas  secara resmi dilaksanakan tanggal 14 agustus bertempat dikampus UNISKA Banjarmasin sedangkan perwakilan organisasi yang mendapatkan transportasi dari panitia pelaksana hanya dua orang.

 

Sore Minggu, Alfi dan Kawan-kawan disambut baik oleh anggota Orpala Gerimbas, dan dizinkan untuk istirahat serta menginap satu malam di sekretariat mereka dilain tempat juga Dua orang delegasi yang berangkat juga Menginap di Kampus Uniska Banjarmasin.

14 Agustus. Senin pagi di Kampus UNISKA Banjarmasin peserta dilepas secara resmi oleh perkawilan dari Gubernur Kalimantan Selatan. Peserta berangkat menggunakan Truk TNI menuju Kab.HST melalui jalur kota Marabahan Kabupaten Barito kuala – Kabupaten Tapin – Kabupaten Hulu Sungai Selatan – Kabupaten Hulu Sungai Tengah.


 

Pukul 15.01 Wita  Rombongan peserta yang bertolak dari Banjarmasin sampai ke Desa Hinas Kiri Kab.HST. peserta diarahkan panitia membangun tenda disekitar Pasar Baru. Beberapa tim sedang sibuk memasang tendanya timnya masing-masing, begitu juga Tim X-PAS Borneo yang tendanya sudah lebih dulu dipasang oleh Alfi dan kawan-kawan. Karena mereka sudah lebih dulu datang ke tempat bahkan logistik pun sudah disiapkan oleh mereka. Junior yang Luar Biasa.

Pada penyambutan kegiatan PNPM desa Hinas Kiri melaksanakan Upacara selamatan dilaksanakan dibalai Adat Batu Kambar pada malam harinya. Sebagai rasa syukur dan doa keselamatan dalam kegiatan pendakian nantinya, pada acara tersebut juga diisi tarian tradisional desa Hinas Kiri sebagai hiburan selamat datang. setelah rangkaian selesai seluruh perserta dipersilahkan untuk kembali ke tenda masing-masing.

Karena sudah beranjak malam dan tidak terlalu larut, Alfi dan Saufi akan kembali lagi ke Martapura karena sudah selesai tugas mendampingi anggota hingga ke tempat acara, Tim X-PAS Borneo pun juga beristirahat persiapan pendakian di esok harinya.

15 Agustus. Hinas Kiri. Perwakilan Bupati Hulu Sungai Tengah melepas peserta secara resmi Pendakian Nasional Merah Putih. Treking dari Balai Desa Hinas Kiri menuju pos 1 Desa Kiyu, setelah istirahat sebentar di Desa Kiyu perjalan dilanjutkan kembali untuk menuju Pos 2 Sungai Karuh. Tim Sampai ke Sungai Karuh sekitar jam 9 Malam. Setelah membangun tenda dan memasak logistik untuk keperluan makan malam.

16 Agustus, Sungai Karuh. Perjalanan mulai menanjak sehingga membutuhkan ritme yang sesuai dalam tim agar memudahkan dalam pendakian menuju pos 4 Penyaungan atas.

Pada pukul 11.33 Wita Tim beristirahat di Pos 3 Jumantir.  karena informasi yang didapatkan bahwa titik air diatas tidak memungkin, akhirnya disepakati bahwa dari pos 3 membawa air sekitar 18 Liter untuk keperluan di perjalanan maupun di pos 4.

Sekitar pukul 17.00 Wita tim sampai di Pos 4 Penyaungan Atas. Setelah check in kepada panitia, tim langsung memilih lokasi istirahat, karena tempat yang dipilih tidak cocok untuk dibangun tenda, tim hanya memasang flysheet sebagai tempat bernaung dan istirahat. "bagi aku ini sangat tidak disarankan tidak layak untuk di contoh lo, dingin banget apalagi cuma flysheet doang. sangat tidak safety menurut aku sih"

17 Agustus, Penyaungan Atas. Rencana Pukul  04.30 Wita untuk mendaki puncak Gunung Halau-halau, akan tetapi hawa disekitar terasa sangat dingin sehingga perencanaan sebelumnya dibatalkan. Tim mendaki pada pukul 07.10 Wita menuju puncak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

DAKWAH BANJAR | هذا من فضل ربي