HALAU-HALAU DALAM CATATAN PENDAKIAN MERAH PUTIH
Pendakian Nasiobal Merah Putih (PNPM) Puncak Gunung Halau-halau 1901
MDPL di desa Hinas Kiri Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Kab.HST) dilaksanakan
pada tanggal 14-19 Agustus 2023 oleh Mapala Uniska Banjarmasin.
Sebagai salah satu Organisasi Pecinta Alam, X-PAS Borneo turut
berpartisipasi dalam pendakian tersebut dengan mengirimkan empat delegasi
anggotanya yaitu Muhammad Rajudin Nor,Mariati Maulida , Rahmat Hidayatullah dan
M. Taufik Ramadhan. Akan tetapi karena Mariati berhalangan sehingga ia
digantikan oleh M.Satria Efendi.
Syahdan. Malam Minggu, 12 Agustus 2023. Bertempat di Kedai Aromyu, beberapa anggota berkumpul untuk mendata kembali logistik
dan segala sesuatu terkait persiapan pendakian diselingi canda gurau, tawa
gelahak juga mengiringi. Kedai Aromyu memang tempat biasa anak-anak X-PAS
Borneo berkumpul baik membicarakan organisasi, maupun hanya bincang-bincang tak
beraturan ditemani segelas kopi (yang pasti tetap bayar kepada pemilik
kedainya).
13 Agustus. Doa selamat di pagi minggu mengiringi persiapan
keberangkatan dua anggota menuju Kota Apam Barabai Kab.HST. Sebelum berangkat
Anggota Pelopor Bang Ansyor dan Bang Rudi memberikan Papadah bagi anggota yang melakukan pendakian yang sarat akan
makna.
Lawan Bismillah kami bamula, Rahmat
dan Taufik didampingi dua anggota X-PAS Borneo Alfiannor dan Muhammad Saufi
berangkat menggunakan Motor akan menempuh + 170 Km tujuan yang melewati dua kabupaten Tapin dan
Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Kab.HSS).
Tengah hari lewat satu jam. Alfi dan rombongan singgah di sekretariat
Orpala Meratus Hijau Kandangan Kab.HSS untuk sekedar merehatkan tubuh dan juga
bersilaturahmi sebagai saudara sesama pecinta alam.
Detik, menit, jam terlewat akhirnya rombongan akan melanjutkan
perjalan menuju kab.HST
Dilain tempat bersamaan rombongan yang melanjutkan perjalanan, dua orang delegasi Rajudin dan Satria yang
masih berada di Kedai Aromyu juga bersiap berangkat. Diantar oleh Zainal Abidin
dan Mada ke Halte bus kemudian menuju Sekretariat Mapala Uniska di Banjarmasin.
Kenapa terpisah? Gini lo, Keberangkatan peserta dilepas secara resmi dilaksanakan tanggal 14 agustus
bertempat dikampus UNISKA Banjarmasin sedangkan perwakilan organisasi yang
mendapatkan transportasi dari panitia pelaksana hanya dua orang.
Sore Minggu, Alfi dan Kawan-kawan
disambut baik oleh anggota Orpala Gerimbas, dan dizinkan untuk istirahat serta
menginap satu malam di sekretariat mereka dilain tempat juga Dua orang delegasi
yang berangkat juga Menginap di Kampus Uniska Banjarmasin.
14 Agustus. Senin pagi di Kampus
UNISKA Banjarmasin peserta dilepas secara resmi oleh perkawilan dari Gubernur
Kalimantan Selatan. Peserta berangkat menggunakan Truk TNI menuju Kab.HST
melalui jalur kota Marabahan Kabupaten Barito kuala – Kabupaten Tapin – Kabupaten Hulu Sungai Selatan –
Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Pukul 15.01 Wita Rombongan peserta yang bertolak dari
Banjarmasin sampai ke Desa Hinas Kiri Kab.HST. peserta diarahkan panitia
membangun tenda disekitar Pasar Baru. Beberapa tim sedang sibuk memasang
tendanya timnya masing-masing, begitu juga Tim X-PAS Borneo yang tendanya sudah
lebih dulu dipasang oleh Alfi dan kawan-kawan. Karena mereka sudah lebih dulu
datang ke tempat bahkan logistik pun sudah disiapkan oleh mereka. Junior yang Luar Biasa.
Pada penyambutan kegiatan PNPM desa Hinas Kiri melaksanakan
Upacara selamatan dilaksanakan dibalai Adat Batu Kambar pada malam harinya.
Sebagai rasa syukur dan doa keselamatan dalam kegiatan pendakian nantinya, pada
acara tersebut juga diisi tarian tradisional desa Hinas Kiri sebagai hiburan
selamat datang. setelah rangkaian selesai seluruh perserta dipersilahkan untuk
kembali ke tenda masing-masing.
Karena sudah beranjak malam dan tidak terlalu larut, Alfi dan
Saufi akan kembali lagi ke Martapura karena sudah selesai tugas mendampingi
anggota hingga ke tempat acara, Tim X-PAS Borneo pun juga beristirahat
persiapan pendakian di esok harinya.
15 Agustus. Hinas Kiri. Perwakilan Bupati Hulu Sungai Tengah
melepas peserta secara resmi Pendakian Nasional Merah Putih. Treking dari Balai
Desa Hinas Kiri menuju pos 1 Desa Kiyu, setelah istirahat sebentar di Desa Kiyu
perjalan dilanjutkan kembali untuk menuju Pos 2 Sungai Karuh. Tim Sampai ke
Sungai Karuh sekitar jam 9 Malam. Setelah membangun tenda dan memasak logistik
untuk keperluan makan malam.
16 Agustus, Sungai Karuh. Perjalanan mulai menanjak sehingga
membutuhkan ritme yang sesuai dalam tim agar memudahkan dalam pendakian menuju
pos 4 Penyaungan atas.
Pada pukul 11.33 Wita Tim beristirahat di Pos 3
Jumantir. karena informasi yang
didapatkan bahwa titik air diatas tidak memungkin, akhirnya disepakati bahwa
dari pos 3 membawa air sekitar 18 Liter untuk keperluan di perjalanan maupun di
pos 4.
Sekitar pukul 17.00 Wita tim sampai di Pos 4 Penyaungan Atas.
Setelah check in kepada panitia, tim langsung memilih lokasi istirahat, karena
tempat yang dipilih tidak cocok untuk dibangun tenda, tim hanya memasang
flysheet sebagai tempat bernaung dan istirahat. "bagi aku ini sangat tidak disarankan tidak layak untuk di contoh lo, dingin banget apalagi cuma flysheet doang. sangat tidak safety menurut aku sih"
17 Agustus, Penyaungan Atas. Rencana Pukul 04.30 Wita untuk mendaki puncak Gunung
Halau-halau, akan tetapi hawa disekitar terasa sangat dingin sehingga
perencanaan sebelumnya dibatalkan. Tim mendaki pada pukul 07.10 Wita menuju
puncak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar